Cerita Sukses Alumni Prakerja
Mandiri menjadi Wirausaha berkat program Prakerja

Dyah Ayu Fitriana Wirausaha jasa pengetikan dan desain
Sebelum bergabung dengan Program Prakerja, Ayu adalah seorang ibu runah tangga yang belum memiliki penghasilan, ingin membuka usaha tapi terkendala modal.

Zaki Ulfikri Wirausaha percetakan dan desain kaos
Sebelum bergabung dengan Program Prakerja, Zaki adalah seorang yang masih belum bekerja, mencoba mengikuti banyak pelatihan ofline tapi tetap belum menghasilkan apa-apa karena terkendala modal.
Memanfaatkan Program Prakerja
Dengan keterampilan baru yang diperoleh dari pelatihan Prakerja dan bantuan modal usaha, Zaki mulai membuka usaha percetakan dan desain kaos, dan kini usahanya berkembang pesat. Kualitas desain yang tinggi, pelayanan yang baik, dan promosi yang efektif membuatnya mendapatkan klien dari berbagai kalangan, termasuk perusahaan, lembaga pendidikan, dan individu. Berkat usaha percetakan dan desain kaos yang di dirikannya, Zaki berhasil meningkatkan pendapatannya dan keluarganya secara signifikan seta kini Zaki bisa melanjutkan pendidikanya di perguruan tinggi ITM. Dia juga memberikan peluang kerja kepada beberapa desainer grafis, sehingga membantu mengurangi tingkat pengangguran di komunitasnya. Berikut juga ada lagi contoh cerita sukses seorang alumni Program Prakerja yang berhasil membuka usaha pengetikan dan desain dengan modal dari program prakerja tahun 2023 Dengan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan Prakerja dan bantuan modal usaha, Ayu mulai membuka usaha pengetikan dan desain, dan kini usahanya berkembang pesat, pelayanan yang baik, dan promosi yang efektif membuatnya mendapatkan klien dari berbagai kalangan. Berkat usaha pengetikan dan desain yang di dirikannya, Ayu berhasil meningkatkan keluarganya. Ayu juga memberikan peluang kerja kepada beberapa orang yang bisa membantunya dalam pengetikan.
Cerita sukses Zaki dan Ayu menunjukkan bagaimana Program Prakerja memberikan kesempatan kepada individu untuk mengembangkan keterampilan mereka dan memanfaatkannya untuk membuka usaha sendiri. Dengan dukungan modal dari Prakerja, mereka dapat memulai usaha mereka dan mengubah hidup mereka secara signifikan.
Sebagai mitra Prakerja yang telah bergabung pada ekosistem prakerja sejak tahun 2020
Wahana Tama Indonesia telah berkomitmen dan ikut serta dalam menyediakan pelatihan upskilling guna meningkatkan keterampilan yang menjadikan alumni menjadi mandiri dan terampil
Wahana Tama Indonesia – Terletak di Provinsi Jawa Timur, Lembaga Pelatihan ini Wahana Tama Indonesia gencar memberikan informasi digital kepada masyarakat dengan berbagai program, baik itu Program Prakerja, Beasiswa, maupun Program Reguler. Wahana Tama Indonesia sudah menjadi Mitra resmi Program Prakerja sejak tahun 2020 dengan beberapa kelas seperti Aplikasi Perkantoran, Desain Grafis, Digital Marketing dan Teknisi Komputer. Tercatat lebih dari 25000 peserta sudah mengikuti kelas prakerja di Wahana Tama Indonesia.
Wahana Tama Indonesia sudah berdiri sejak tahun 2008 yang sudah memiliki Ijin Operasional, Nomor Pokok Sekolah Nasional, Akta Notaris, NPWP, NIB, Terakreditasi BAN PAUD dan PNF (Kemendikbud) dan LA-LKP (Kemenaker), serta telah Dinilai Kinerja oleh Direktorat Pembinaan Kursus dan Latihan, Ditjen PAUDNI, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Selain Kelas Prakerja, Wahana Tama Indonesia memiliki beberapa Kelas Reguler. Dimulai dari Kelas Mengemudi, Administrasi Perkantoran, Teknisi Komputer dan Jaringa, Desain Web, Multimedia, Desain Grafis, Animasi, Perhotelan, Menjahit, dan Digital Marketing.
“Kami ingin alumni di Wahana Tama Indonesia memiliki sekil dan ketrampilan, serta bisa berwirausaha sendiri. Maka dari itu, kami meningkatkan kerjasama MOU dengan DUDI dan Dinas yang ada di kota Nganjuk untuk tempat pemagangan pesertadidik Wahana Tama Indonesia.” tutur Bapak Rustomo, S.Kom, M.Pd. selaku Direktur Wahana Tama Indonesia.
Salah satu alumni Program Prakerja gelombang 60 tahun 2023 yang mengikuti Kelas Membuat Surat dan Laporan Dengan Microsoft Office, kelas ke dua Mengedit Foto Untuk Desain Perancang Grafis, Dyah Ayufitriana, mengatakan selelah mengikuti kedua pelatihan tersebut, sekarang saya bisa membuka usaha sendiri di rumah, usaha pengetikan dan edit undangan.
Awalnya hanya sebagai ibu rumah tangga biasa yang tidak punya penghasilan, sekarang Dyah Ayufitriana memiliki penghasilan sendiri yang cukup besar. Hal tersebuat dikarenakan ia mengambil keputusan yang tepat, yaitu mengikuti kelas prakerja Wahana Tama Indonesia. Kelas singkat itu pun membuahkan hasil.

Juga ada lagi salah satu alumni prakerja tahun 2020, Zaki Ulfikri, mengatakan berkat mengikuti kelas Prakerja Desain Kaos Distro di Wahana Tama Indonesai, sekarang bisa membuat toko percetakan dan digital printing sendiri dirumahnya, seperti desain banner, undangan, dan desain kaos sablon.
Sebelum lolos Kelas Prakerja, Zaki Ulfikri belum mempunyai penghasilan, sekarang sudah mempunyai penghasilan sendiri dan bisa melanjutkan kuliah dengan biaya dari usahanya tersebut. Zaki merasa beruntung bisa lolos prakerja dan mengikuti kelas Desain Kaos Distro di Wahana Tama Indonesia.
Saat ini Wahana Tama Indonesia akan terus menambah kelas prakerja dan reguler, agar peserta didik dapat memilih kelas sesuai sekil yang mereka butuhkan, dan kedepanya sekil ini akan terus bisa mereka kembangkan, dan alumni dapat bekerja atau mebuat usaha sesuai sekil yang mereka miliki.